Ads 468x60px

Rabu, 20 Juni 2012

[TIPS] Memilih Custom ROM yang Sesuai Kebutuhan

Hai...hai...hai...
Ken-ken kabare ???
Kali ini ane mau bahas sedikit tentang [TIPS] Memilih Custom ROM yang Sesuai Kebutuhan ente2 pada



 

1. ALWAYS BACKUP FIRST

Gunakan clockworkmod untuk membuat backup ROM yang sekarang digunakan. CWM untuk galaxy Y belum ada yang permanen. tidak perlu khawatir CWM akan merusak galye anda. Jika bootloop atau stuck di welcome screen, lepas baterai, masuk ke CWM lagi lalu restore ROM yang sebelumnya.

Tutorialnya bisa cek di http://forumgalyoung.ragcreative.com/index.php?topic=48.msg237;topicseen#new


2. Cari info tentang ROM sebanyak-banyaknya



Jangan tertipu penampilan, sejumlah custom rom yang terlihat bagus tapi menyimpan banyak bug ( demi pengembangan ke versi selanjutnya ). Sebaiknya cari juga sumber asal ROM dan cari cara mengatasi bug yang ada dari sumbernya langsung


3. Sesuaikan dengan kebutuhan


Tidak semua fitur di custom ROM mungkin dipahami dan digunakan oleh pemakai. Sesuaikan fitur-fitur yang ada dengan keperluan Anda. ROM yang lightweight biasanya ukurannya kecil tapi aplikasi bawaannya kurang. Beberapa ROM juga membuang aplikasi bloatware bawaan hape seperti samsungapps dll. Aplikasi mobile tracker atau aplikasi dari samsungapps tidak akan berjalan baik di custom ROM yang seperti ini.


4. Perhatikan aplikasi bawaan

Ada beberapa custom ROM yang mengganti aplikasi bawaan dengan aplikasi yang sejenis atau membuang beberapa aplikasi yang lain. Jika kita sebelumnya menggunakan quick office, pastikan kita punya aplikasi sejenis lain yang bisa digunakan


5. Deodexed vs Odexed

Setiap aplikasi yang berjalan di android terdiri dari tiga bagian. *apk *dex/odex *lib. ROM deodex berarti file *dex disimpan di memori internal. Kelebihannya, mudah mengganti tema/custom program dan partisi /system lebih lega. Kekurangannya, karena file *dex disimpan di memori internal, ROM semacam ini membutuhkan memori internal yang besar. ROM odexed berarti file *odex disimpam di partisi /system. Kekurangannya, ROM susah dimodifikasi. Kelebihannya memori internal yang dipakai sedikit


6. Root dan Busybox

Untuk sebuah custom ROM, dua fitur ini adalah hal wajib. Beberapa custom ROM hanya bisa berjalan dengan busybox versi tertentu. Usahakan tidak mengganti versi busybox dengan yang lain


7. Perhatikan basis yang digunakan oleh custom ROM tersebut

Setiap custom ROM pada dasarnya dikembangkan dari stock ROM. usahakan stock ROM yang digunakan sama dengan basis pada custom ROM. contoh: repencis v.2.5 basisnya DXLB1. jika ingin menggunakan repencis, lebih baik upgrade firmware ke DXLB1 dulu.


8. Perhatikan cara install dan keterangan lain pada customROM

Baca dengan cermat cara menginstall custom ROM. Custom ROM yang diinstal dengan odin akan membuat garansi anda hilang. Pilih custom ROM yang bisa diinstal dengan stock recovery atau CWM.



good luck n salam ;ngakaks...;)




thankz buat sobat kurotsugi atas sarannya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...